KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA

  • Pengumuman Hasil Seleksi uji kompetensi JPT Madya 2015. Klik disini
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS. Klik disini

  • Hati-hati!! Penipuan melalui UNDANGAN PALSU mengatasnamakan DITJEN BINFAR dan ALKES. Undangan palsu
  • Capaian Kabinet Kerja dalam Infografis klik di sini
  • Hati-hati!! Penipuan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Surat Penipuan

(31 Mei 2006) Sampai 31 Mei 2006 Jumlah Korban yang Ditangani RSUP Dr. Sardjito Mencapai 2302 Orang

Dipublikasikan Pada : WED, 31 MAY 2006, Dibaca : 10.668 Kali

Sampai hari ini 31 Mei 2006 Pukul 06.00 WIB jumlah sementara korban yang meninggal akibat gempa bumi tektonik berkekuatan 5.9 SR di Prov. DI Yogyakarta pada 27 Mei lalu telah mencapai 129 orang. Sementara itu jumlah korban keseluruhan yang masuk dan masih dirawat di RSUP Dr Sardjito sampai saat ini mencapai 1161 orang, sedangkan total yang masuk melalui IRD sejak tanggal 27 Mei 2006 sebanyak 2.412 pasien dan yang dapat langsung pulang saat itu juga sebanyak 1241 pasien.

Demikian di kemukakan oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Drs. Trisno Heru Nugroho,APP.,M.Kes mengenai perkembangan akibat Gempa Bumi di Provinsi DI Yogyakarta.

Dari 129 korban gempa yang meninggal, 11 orang diantaranya tidak dikenal, dan 9 orang telah dikebumikan secara massal di Pemakaman Karangdowo Bantul serta 2 orang di kebumikan di Ngampilan pada hari Selasa, 30 Mei 2006 pukul 14.00 WIB. Sementara itu 1 orang Warga Negara Belanda yang menjadi korban meninggal akibat Gempa yang ditemukan di daerah Buluswetan, Jetis, Bantul atas nama Bodewijn Brands seorang peneliti dengan paspos NF 57773774 sampai saat ini masih di simpan di kamar jenazah RSUP Dr Sardjito. Sedangkan dari 1161 pasien yang dirawat inap saat ini, 153 orang diantaranya telah di pulangkan karena kondisinya telah membaik, Sampai saat ini pada pukul 06.00 yang masih dirawat 1008 pasien.

Tim Medis RSUP Dr Sardjito dalam menangani Gempa Bumi di Prov. DI Yogyakarta telah melakukan evakuasi bagi seluruh korban gempa, dimana yang semula di lakukan penanganan medis di sudut lorong-lorong dan selasar, kini telah dipindahkan ke bangsal-bangsal perawatan pada hari Rabu 30 Mei 2006 sampai selesai pukul 17.00 WIB kemaren sore. Pemindahan tersebut menurut Drs. Trisno Heru Nugroho,APP.,M.Kes di maksudkan untuk lebih mengoptimalkan perawatan bagi para korban yang dirawat. Selain itu pula telah dilakukan operasi besar sebanyak 463 operasi. dan sampai pukul 12.00 telah dikirim 15 pasien dari wonosari untuk dilakukan operasi besar.

Proses evakuasi tersebut sepenuhnya dibantu oleh seluruh relawan dari berbagai instansi / LSM baik dari dalam negeri maupun luar negeri, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas logistik, farmasi, perawat, dan lain-lain.

Lebih lanjut Trisno Heru Nugroho mengemukakan, hambatan yang ditemukan antara lain kurangnya obat-obatan dan bahan habis pakai, alat transportasi, serta tambahan tempat tidur yang belum mencukupi.