KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA

  • Pengumuman Hasil Seleksi uji kompetensi JPT Madya 2015. Klik disini
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS. Klik disini

  • Hati-hati!! Penipuan melalui UNDANGAN PALSU mengatasnamakan DITJEN BINFAR dan ALKES. Undangan palsu
  • Capaian Kabinet Kerja dalam Infografis klik di sini
  • Hati-hati!! Penipuan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Surat Penipuan

Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

Dipublikasikan Pada : TUE, 12 JAN 2016, Dibaca : 36.972 Kali
  • Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

    dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS

    Pria kelahiran Sleman ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2012 serta Direktur Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2011 dan Direktur Bina Kesehatan Kerja tahun 2010. Tahun 2016 beliau menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Ditjen Kesehatan Masyarakat. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Kesehatan Keluarga

    dr. Eni Gustina, MPH

    Perempuan kelahiran Baturaja ini dilantik sebagai Direktur Kesehatan Keluarga pada tanggal 18 Januari 2016. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Promosi Kesehatan pada tahun 2015, dan Kepala Subdit Bina Kelangsungan Hidup Bayi, Direktorat Bina Kesehatan Anak pada tahun 2014. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Public Health dari Mahidol University Thailand. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.

  • Direktur Kesehatan Lingkungan

    dr.Imran Agus Nurali Sp.KO

    Sebelum menjabat sebagai Direktur Kesehatan Lingkungan, Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2016, Pria kelahiran Jakarta ini meraih gelar Spesialis I Kedokteran Olah Raga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini pernah menjabat sebagai Direktur Penyehatan Lingkungan dan Kasubdit Bina Kapasitas Kerja, Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga

    drg. Kartini Rustandi, M.Kes

    Perempuan kelahiran Bandung ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar, Ditjen BUK Kemkes pada tahun 2014 dan Kepala Sub Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar tahun 2011 serta Kepala Sub Direktorat Bina Upaya Kesehatan Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, Direktorat Bina Kesehatan Komunitas tahun 2007. Peraih gelar Magister Kesehatan dari Universitas Indonesia ini diangkat sebagai Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2016. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Gizi Masyarakat

    Ir. Doddy Izwardy, MA

    Sebelum diangkat sebagai Direktur Gizi Masyarakat, Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2016, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bina Gizi, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2013, Kepala Bidang Kerjasama Kesehatan Regional, Pusat Kerjasama Luar Negeri, Setjen tahun 2010 dan Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri Pusat Kerjasama Luar Negeri, Setjen tahun 2009. Gelar S2 diraihnya dari Bourmounty University. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

    dr. HR Dedi Kuswenda, MKes

    Datang dari Cianjur sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sejak tahun 1999 melangkah menuju Kementerian Kesehatan pada tahun 2006 sebagai Kasubdit Maternal dengan Pencegahan Komplikasi, Direktorat Bina Kesehatan Ibu, pria kelahiran Jakarta 17 September 1957 ini terus menapaki karier yang semakin meningkat. Sampai pada tahun 2012 menjabat sebagai Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar, Ditjen Bina Upaya Kesehatan dan sejak 6 Februari 2014 dilantik sebagai Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer, Ditjen Bina Gizi dan KIA. Tahun 2016 beliau diangkat sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.