KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA

  • Pengumuman Hasil Seleksi uji kompetensi JPT Madya 2015. Klik disini
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS. Klik disini

  • Hati-hati!! Penipuan melalui UNDANGAN PALSU mengatasnamakan DITJEN BINFAR dan ALKES. Undangan palsu
  • Capaian Kabinet Kerja dalam Infografis klik di sini
  • Hati-hati!! Penipuan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Surat Penipuan

Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Dipublikasikan Pada : TUE, 12 JAN 2016, Dibaca : 40.427 Kali
  • Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

    dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA

    Pria kelahiran Bandung ini dilantik sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada tanggal 9 September 2016. Sebelumnya, peraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit ini menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan pada tahun 2016, Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDMK tahun 2014, Badan PPSDM Kesehatan dan Direktur RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, dengan didahului sebagai Direktur Keuangan RS Hasan Sadikin Bandung. Penghargaan yang terakhir diterima: Bakti Karya Husada Tri Windu.

  • Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan

    dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc

    Sebelum diangkat sebagai Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan tahun 2016, perempuan kelahiran Bandung peraih gelar Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Netherland ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bina Kesehatan Anak, Ditjen Bina Gizi dan KIA sampai dengan tahun 2015 dan Kepala Pusat Data dan Informasi, Setjen sampai dengan tahun 2013. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung

    dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes

    Sebelum menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, perempuan kelahiran Ujung Pandang ini pernah menjabat sebagai Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra pada tahun 2014. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar dan meraih gelar Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

  • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik

    drg. R. Vensya Sitohang M.Epid

    Sebelum menjabat sebagai Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik tahun 2016, perempuan kelahiran Pangkal Pinang ini menjabat sebagai Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang dan Kepala Bidang Statistik Kesehatan, Pusat Data dan Informasi. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dan meraih gelar Magister Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

    dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM

    Sebelum menduduki jabatan sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, perempuan kelahiran Malang yang meraih gelar Magister Management di Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Promosi Kesehatan Setjen Kemkes pada tahun 2010, Kepala Pusat Komunikasi Publik Setjen tahun 2005 dan Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Keprotokolan Setjen Tahun 2002. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza

    Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ., MPH

    Sebelum menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza tahun 2016, pria kelahiran Jakarta lulusan Universitas Indonesia dengan gelar Doktor Ilmu Kedokteran ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji, Setjen Kemenkes tahun 2013 dan Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soeroyo Magelang tahun 2010 serta Direktur Utama RSKO Jakarta tahun 2009.