|
Jakarta, 27 Januari 2012
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang utama di dunia dan di Indonesia. Jumlah penderita DM di Indonesia ke empat terbanyak di dunia.
|
|
Jakarta, 27 Januari 2012
Masyarakat Kabupaten Agam mendeklarasikan “Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)", disaksikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL), Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE. Deklarasi tersebut dipusatkan di Jorong Simpang, Nagari Batagak, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam (27/01/12).. Acara tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kab. Agam, Syafirman, SH; dan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, dr. Hj. Rosnini Savitri, M.Kes.
|
|
Jakarta, 25 Januari 2011
Pada hari ini (25/1) Menkes RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH dan Menristek RI, Prof. Dr. Ir. I Gusti Muhammad Hatta menyaksikan Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Penelitian Vaksin dan Bahan Baku Obat, di kantor Kementerian Kesehatan RI. Kesepakatan Bersama ditandatangani oleh: Badan Litbangkes, Kemenristek, BPPT, LIPI, Lembaga Eijkman, ITB, Unpad, UI, UGM ,UNS, Unair, Unibraw, Unhas, Univ. Al Azhar Indonesia, PT Biofarma dan PT Indofarma. Kesepakatan bersama Kemenkes-Kemenristek ini bertujuan mewujudkan kemandirian bangsa di bidang kesehatan melalui peningkatan kemampuan penelitian, pengembangan vaksin dan bahan baku obat.
|
|
Makassar, 27 Januari 2012 Waktu untuk mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG) tinggal tiga tahun lagi. Dari delapan goals yang ditetapkan, lima goals yaitu MDG 1, 4, 5, 6 dan 7 terkait erat dengan kesehatan.
|
|
Jakarta, 27 Januari 2012
Menkes dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH menyatakan, kasus Influenza A (H1N1) pdm 09 yang selanjutnya disebut H1N1pdm09 pertama kali ditemukan di dunia pada April 2009, di Mexico. Secara salah, masyarakat menyebut penyakit ini dengan istilah Flu Mexico atau Flu Babi. Pada Juni 2009, WHO menyatakan keadaan pandemi, karena pada saat itu sudah 74 negara melaporkan adanya kasus tersebut.
|
|
Jakarta, 26 Januari 2012
Target penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menghadapi kendala karena tren penurunannya belum menggembirakan. MDG 4 dan 5 dikhawatirkan tidak tercapai apabila kita tidak melakukan akselerasi.
Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, dr. Ratna Rosita Hendardji, MPHM saat membuka acara Launching Program Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS) di Jakarta (26/01/12). Hadir dalam acara tersebut, Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA, Dr. dr. H.Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H, MARS, M.Kes; Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs, Prof. Nila F. Moeloek; Pejabat eselon 1 dan 2 Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas dan BKKBN; Mission Director USAID, Mr Glen Anders; President and Chief Executive Officer JHPIEGO, Dr. Leslie Mancuso; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi EMAS; perwakilan dari organisasi profesi; donor agencies; dan lembaga swadaya masyarakat.
|
|
|