Who's Online

We have 1 guest online
Home
Testimoni Photo

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album

Photo Album

Photo Album Photo Album
Video
Banner

Inisiatif Indonesia di Dunia :

Dengan melihat kenyataan bahwa :

  • Hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang nyata di dunia.
  • Kemajuan yang kurang dalam hal pencegahan dan pengobatan di dunia, khsusnya di negara berkembang.
  1. Hingga saat ini hepatitis virus A, B dan C masih menjadi masalah kesehatan dunia yang serius karena berpotensi menimbulkan dampak morbiditas dan mortalitas.
  2. Sekitar 2 miliar penduduk dunia pernah terinfeksi virus hepatitis B dan 360 juta orang di antaranya terinfeksi kronis yang akan berpotensi menjadi sirosis dan karsinoma hepatoselular dengan angka kematian sebesar 250.000 per tahun.

Penyakit hepatitis B dan C merupakan masalah besar dunia. Walau bukan penyebab kematian langsung, namun penyakit ini menimbulkan masalah pada usia produktif, pada saat seharusnya mereka menjadi sumber daya pembangunan. Karena itu Indonesia mengusulkan resolusi Hepatitis Virus diangkat menjadi isu dunia, dan telah diterima.

dari 2 milyar penduduk dunia terinfeksi virus hepatitis B, dan lebih 360 juta menjadi pengidap kronis serta memiliki risiko sirosis dan kanker hati. Sementara itu, sekitar 130–170 juta merupakan pengidap virus hepatitis C, dengan angka kematian lebih dari 350 ribu per tahun.

Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH memimpin delelegasi Indonesia pada sidang ke-63 WHA (World Health Assembly) tanggal 16-21 Mei 2010 di Jenewa, Swiss.

Delegasi Indonesia beranggotakan Prof. Tjandra Yoga Aditama, Sp. P(K), MARS, DTM & H, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan (P2PL), Dr. Makarim Wibisono, Staf Khusus Menkes Bidang Hubungan Kerja sama Internasional dan Kelembagaan, dr. Indriono Tantoro, MPH, Staf Khusus Menkes Bidang Percepatan Pembangunan Kesehatan dan Reformasi Birokrasi, dr.Untung Suseno, Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran, Dra. Niniek Kun Naryatie, Kepala Pusat Kerja sama Luar Negeri, dr. David Handoyo Mulyono, Sp.PD, PhD, dan Dr. Widjaja Lukito, PhD, SpGK.