JEMAAH HAJI CIANJUR DUKUNG PEMERIKSAAN DAN PEMBINAAN KESEHATAN HAJI

DIPUBLIKASIKAN PADA : SABTU, 30 MARET 2019 00:00:00, DIBACA : 3.852 KALI
Cianjur, 30 Maret 2019

Sebanyak 268 calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur ikut serta dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran pada Sabtu (30/3) di Gedung KONI Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hasilnya secara keseluruhan tingkat kebugaran para calon jemaah haji dalam kategori cukup dan baik. Hal ini niscaya sangat mendukung kelancaran beribadah para jemaah di Arab Saudi nanti.

Sejak jam 6 pagi, seluruh peserta sudah memulai rangkaian kegiatan tahap ke-2 tersebut. Dari pemeriksaan ini akan diketahui status istitaah kesehatan, apakah memenuhi kriteria atau tidak.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dari dinas kesehatan. Lalu dilanjutkan dengan pengukuran kebugaran jasmani para calon jemaah haji dengan metode rockport, yakni berlari atau berjalan cepat sejauh 1,6 kilometer. Setelah itu petugas akan mencatat dalam buku menuju bugar dan memberikan rekomendasi cara menjaga dan meningkatkan kebugaran jemaah.

Kementerian Kesehatan sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan kesehatan haji yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur tersebut. Kegiatan ini sangat mendukung penerapan kebijakan istitaah kesehatan bagi seluruh jemaah haji.

''Pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran harus diikuti seluruh jemaah haji, untuk memastikan kriteria istitaah kesehatan mereka,'' kata Kapuskeshaji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc.

Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji, Dr. Rosidi Roslan, SKM, SH, MPH, menegaskan pentingnya istitaah kesehatan dalam pelaksanaan ibadah haji. Rosidi menjelaskan bahwa calon jemaah haji harus mempunyai kemampuan fisik yang prima agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna.

''Pemerintah berharap perlunya dukungan seluruh lapisan masyarakat, Pemda, Kemenag, dan lintas sektor terkait, dalam rangka mendukung istitaah kesehatan haji,'' ujarnya.

Kemampuan fisik jemaah haji haruslah dilatih sejak awal, jauh hari sebelum keberangkatan. Caranya dengan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, makan makanan bergizi, istirahat cukup, perbanyak makan buah dan sayur, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Di samping itu, kegiatan tersebut juga diisi sosialisasi upaya kesehatan yang harus dilakukan para calon jemaah haji oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id