BAHAN RAKERKESNAS 2019

DIPUBLIKASIKAN PADA : SENIN, 11 FEBRUARI 2019 00:00:00, DIBACA : 96.437 KALI
 Bahan Pra Rakerkesnas 2019
1. Pengantar Dialog MK_Kolaborasi Pusat dan Daerah dalam Pelayanan Kesehatan  (Lihat)
2. Program Implementasi PIS-PK  (Lihat)
3. Evaluasi Kinerja Pembangunan Kesehatan  (Lihat)
4. Evaluasi Anggaran Kesehatan  (Lihat)

Bahan Rakerkesnas 2019 Hari ke-2
1. Implementasi SPM Bidang Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Kesehatan (Lihat)
2. Implementasi Sistem Pengendalian Intern Dalam Pengelolaan Keuangan Pusat dan Daerah Bidang Kesehatan (Lihat)
3. Upaya Akselerasi Penurunan Prevalensi PTM dan Penurunan AKI-AKN melalui Pemenuhan Sarana Prasarana di Fasyankes (Lihat)
4. Startegi Akselerasi Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir (Lihat)
5. Strategi dan Implementasi Penguatan Pelayanan Kesehatan (Lihat)
6. Strategi Operasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Lihat)
7. Penguatan Logistik Obat dan Alat Kesehatan Dalam Pelayanan Kesehatan Menuju Cakupan Pelayanan Semesta (Lihat)

Bahan Rakerkesnas 2019 Hari ke-3
1. Isu Strategis RPJMN 2020-2024 (Lihat)
2. Perencanaan dan Penganggaran SPM Bidang Kesehatan dalam APBD (Lihat)
3. Isu Strategik dalam Implementasi RPJMN Menuju Cakupan Kesehatan Semesta (Lihat)
4. Kesimpulan dan Tindak Lanjut Rakerkesnas (Lihat)
5. Penutupan Rakerkesnas (Lihat)


Side Event : Sesi I

Kelompok 1 : (1) Kematian Maternal dan Neonatal di Indonesia; (2) Upaya Penurunan AKI dan AKB Kab.Trenggalek; (3) Upaya Penurunan AKI dan AKN RSUD Lasinrang Pinrang

Kelompok 2 : (1) Pengendalian Faktor Risiko PTM di Masyarakat; (2) Upaya Penurunan Prevalensi ODGJ dan ODMK; (3) Program Pengampuan Jejaring Rujukan dan Rujukan Nasional KV

Kelompok 3 : (1) Tatacara dan Evaluasi Pelaksanaan Dana Transfer Khusus; (2) Pemanfaatan DAK untuk RS dan Puskesmas

Kelompok 4 : (1) Penguatan Sub Sistem SDMK dan Kompetensi Eksekutif; (2) Pembelajaran dan Praktik Baik JPT; (3) Kompetensi Pengelola Pembangunan Kesehatan di Daerah 

Kelompok 5 : (1) Upaya Peningkatan Cakupan Imunisasi Prov. Papua Barat; (2) Peningkatan Cakupan Imunisasi Rutin Prov. Lampung; (3) Situasi Global KLB PD31 dan Inovasi Imunisasi Terkini; (4) Kebijakan Penyelenggaraan Imunisasi

Kelompok 6 : (1) Sanitasi Total Kota Semarang Berbasis Masyarakat; (2) Indonesia Health-Facilities Finder-iHeFF; (3) Dampak Bencana Sulawesi Tengah

Kelompok 7 : (1) Mekanisme Pembinaan Pengawasan Pelayanan Kesehatan Tradisional Kalsel; (2) Konsep dan Pemanfaatan Obat Tradisional; (3) Mekanisme Perencanaan dan Pengadaan O-Trad

Kelompok 8 : (1) Kebijakan Pengelolaan Limbah B3 dari Fasyankes; (2) Inovasi Pengelolaan Limbah Medis RSUP DR. SARDJITO; (3) Konsep Pegelolaan Limbah Medis Terpadu di DIY; (4) Presentasi JASA MEDIVEST


Side Event : Sesi II

Kelompok 1 : (1) Akreditasi di Indonesia dan Tantangan di Masa Depan; (2) Membangun Budaya Mutu di RS Melalui Akreditasi; (3)  Pengalaman-Membawa-Puskesmas-Menuju-Akreditasi-Paripurna

Kelompok 2 : (1) Sistem Rujukan Terintegrasi-Sisrute; (2) Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Digital Bidang Kesehatan; (3) Pengawasan dan Pengaturan Sistem Elektronik Sektor Kesehatan

Kelompok 3 : (1) Upaya Cegah Stunting Bersama Akkopsi; (2) Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mencegah Stunting di Kab. Banggai; (3) Penanganan Stunting di Kab. Pasaman

Kelompok 4 : (1) Implementasi Fornas dalam Kendali Mutu dan Biaya di RS; (2) Penguatan Pengelolaan Sumber Daya Obat dan Alkes di PKM; (3) Pengelolaan Obat dan Perbekalan Kesehatan di Kab. Tangerang

Kelompok 5 : (1) Tantangan Kita Mencapai Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia 2030; (2) Peran Pemerintah Daerah dalam Menurunkan Prevalensi TB; (3) Upaya RSUD Arifin Achmad dalam Melaksanakan Amanat Permenkes 350 TH. 2017

Kelompok 6 : (1) Edukasi Masyarakat Menggunakan Digital Platform; (2) Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana; (3) Kesiapan Menghadapi Bencana di Sulteng

Kelompok 7 : (1) Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba; (2) Collective Responsibility

Kelompok 8 : (1) Implementasi Pelayanan Kolaboratif di FKTP; (2) Kolaborasi Interprofesi di Layanan Primer; (3) Fasilitasi Dinas Kesehatan dalam Kolaborasi Pelayanan Kesehatan di Kota Bandung