SEMARAK PENCANANGAN GERMAS SERENTAK DI 10 LOKASI

DIPUBLIKASIKAN PADA : SELASA, 15 NOVEMBER 2016 00:00:00, DIBACA : 7.523 KALIJakarta, 15 November 2016

Mewujudkan Nawacita butir lima untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, Pemerintah diwakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Selasa pagi (15/11).

Diawali dengan kegiatan senam bersama dan demo cuci tangan pakai sabun (CTPS) oleh para siswa sekolah dasar, pencanangan GERMAS di sepuluh lokasi ini menandai puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 yang jatuh pada 12 November 2016. Tahun ini, HKN ke-52 mengusung tema Indonesia Cinta Sehat dengan sub tema Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat. Berikut semarak pencanangan GERMAS yang secara serentak di 10 lokasi:

1. Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta

Suara kentongan menandai pencanangan GERMAS dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Menusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, didampingi Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, dan Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Adipati Arya Paku Alam X. Pencanangan yang dilaksanakan di Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan ini juga dimeriahkan bazaar sayur, buah dan ikan; pelayanan akupressur; serta pembagian makanan tambahan (PMT) di wilayah Puskesmas Banguntapan II, sebanyak 450 Kg PMT Ibu Hamil, 540 Kg PMT Balita, dan 1 Ton PMT Anak Sekolah.


2. Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Diawali dengan kegiatan senam dan minum susu bersama, pencanangan GERMAS di Kabupaten Bogor ditandai dengan pemukulan gendang oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar. Pencanangan bertempat di Lapangan Sentul Bogor.


3. Kabupaten Pandeglang, Banten

Pemukulan bedug menandai pencanangan GERMAS di Kabupaten Pandeglang Banten yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Diah Indrajati, MSc; Dirjen pencegahan dan Pengendalian penyakit Kemenkes RI, dr. H.M. Subuh, MPPM; Gubernur Banten, Nata Irawan, SH, MH; dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Usai pencanangan, dilakukan peninjauan ke Poskesdes dan Sekolah, serta bedah rumah.


4. Kota Batam, Kepulauan Riau

Pemukulan rebana menandai pencanangan GERMAS di Kota Batam, tepatnya di Kecamatan Belakang Padang. Pencanangan dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud RI, Didik Suhardi, Ph.D. didampingi Inspektur Jenderal Kemenkes RI, Drs. Purwadi, Apt.,MM.,ME; dan Kepala Dinas Pendidikan Priovinsi Kepulauan Riau, Drs. Arifin Nasir, M.Si.


5. Kota Jambi, Provinsi Jambi

Kegiatan pencanangan diawali dengan demo CTPS dan siswa pemantau jentik (Sismantik), Deklarasi open defecation free (ODF) dan Pelantikan Forum Kota Sehat. Pencanangan GERMAS di Kota Jambi  dilakukan oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola; Kepala Badan Litbangkes Kemenkes RI, Dr. Siswanto, MHP, DTM; dan Walikota Jambi, H. Syarif Fasha, ME. Pencanangan dihadiri pula oleh Kadinkes Provinsi Jambi, dr. Andi Pada, M.Kes, dan Kadinkes Kota Jambi, dr. Ida Yuliati. Pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Kenali Atas, Kota Jambi ini juga dimeriahkan oleh pemeriksaan pesehatan, bazaar buah dna sayur, pameran foto, serta pameran kegiatan Dinas PU dan BPJS Kesehatan. Usai kegiatan pencanangan, dilanjukan dengan peninjauan UKS SD Negeri 215 Jambi, Posyandu dan Pustu.


6. Kota Surabaya, Jawa Timur

Diawali dengan kerja bakti, senam CTPS dan senam maumere, pencanangan GERMAS di Surabaya ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kepala BKKBN, dr. Surya Candra Surapaty, MPH., PhD; Kepala Badan PPSDMK Kemenkes RI, drg. Usman Sumantri, M.Sc; dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso. Pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Wiyung dilanjutkan dengan peninjauan posbindu dan bazaar buah dan sayuran dan meninjau bedah rumah.


7. Kota Madiun, Jawa Timur

Pencanangan GERMAS di Kota Madiun ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan, Dr. Wahju Satrio Utomo SH, M.Si, didampingi Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D, Walikota Madiun, Bambang Irianto, SH, MM.

Pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Gulun yang beralamat di Jl. Duku No. 1 Kota Madiun ini juga dimeriahkan oleh pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan IVA, bazaar buah dan sayur, pameran foto, donor darah, pelayanan KB dan BPJS Kesehatan, konsultasi gizi, konsultasi pemakaian obat, dilanjutkan dengan benah rumah, kunjungan UKBM (posyandu dan posbindu), ditambah penyerahan pemenang lomba Kelurahan Bebas Jentik dan Kelurahan Bebas TB.


8. Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan

Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa sapu lidi oleh Walikota Pare-pare kepada ketua PKK dan salah satu SKPD. Pencanangan GERMAS di Pare-pare berupa pemukulan bedug yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, didampingi Staf Ahli  di taman pantai Mattirotasi Kecamatan Bacukiki Barat.


9. Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah

Diawali dengan kegiatan shalat Subuh bersama Bupati Purbalingga diikuti dengan Gebrak Gotong Royong dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), Bedah Rumah Tidak layak Huni  (RTLH), dilanjutkan dengan CTPS sebelum makan sayur dan buah, senam GERMAS 3000 peserta yang koreografinya diciptakan sendiri oleh Kabupaten Purbalingga, dan jalan sehat.

Pencanangan GERMAS di Kabupaten Purbalingga dilakukan oleh Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Dr. Ir. Penny Kusumastuti Lukito, MCP didampingi Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG, MARS. Pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Monumen Jenderal Sudirman Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga  ini juga dimeriahkan oleh pemeriksaan kesehatan melalui Gelar 23 Posbindu penyakit tidak menular (PTM), bazaar Buah dan Sayur, pameran foto, pemecahan rekor MURI 4444 jambanisasi, serta Pameran kegiatan Dinas PUPR dan BPJS Kesehatan.


10. Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat

Pencanangan GERMAS dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise; didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Pelayanan Kemenkes RI, Prof. Dr. dr. Akmal Taher; Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs H. Nasrul Abit. Dihadiri pula oleh Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU PR, Ir. Dodi Krispratmadi, M.Env.E.

Pencanangan yang dilaksanakan di Lapangan Bola Sungai Abang Lubuk Alung ini juga dimeriahkan oleh  bazaar buah BP3KP berkerja sama dengan asosiasi wanita tani (ASWATA), pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan IVA di Puskesmas Lubuk Alung dan pameran serta  peninjauan ke UKS SMAN I Lubuk Alung.


Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

GERMAS adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian, mulai dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian. GERMAS merupakan momentum bagi masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat.

GERMAS meliputi kegiatan: Melakukan aktifitas fisik, Mengonsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengonsumsi alkohol, Memeriksa kesehatan secara rutin, Membersihkan lingkungan, dan Menggunakan jamban.

Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit. Tiga kegiatan ini dipilih karena dapat segera dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan biaya yang besar.

GERMAS diharapkan dapat membangkitkan rasa tanggung jawab bahwa sehat harus diawali dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat, tutur Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K).

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.