• SELEKSI TERBUKA JABATAN ESELON I KEMENTERIAN KESEHATAN DAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN 2013

    Dalam rangka pengisian jabatan eselon I di lingkungan Kementerian Kesehatan dan Kepala BadanPengawas Obat dan Makanan, yaitu: 1. Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan  Anak Kementerian Kesehatan; 2. Staf Ahli Bidang Perlindungan Faktor Risiko Kesehatan Kementerian Kesehatan; dan3. Kepal...

  • Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Virus H7N9 dan Virus NCoV

    Jakarta, 14 Mei 2013 Kasus H7N9 di Cina makin meningkat, meskipun masih terbatas di Cina dan Taiwan saja. Hingga kini (13/5) kasus H7N9 berjumlah 131 orang, dengan 32 diantaranya meninggal dunia (CFR/angka kematian 24,42%). ...

  • Public Warning Terhadap 17 Kosmetika yang mengandung Bahan Berbahaya

    Jakarta, 13 Mei 2013Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM), melakukan Konferensi Pers mengenai kosmetik yang mengandung bahan dilarang/berbahaya, di Lingkungan Kantor Badan POM, pada (8/5). Pada kesempatan tersebut, Kepala BPOM, Dra. Lucky S. Slamet, M.Sc, mengungkapkan berdasarka...

  • Menkes Resmikan RSUD Raja Ampat

    Jakarta, 10 Mei 2013Bertepatan dengan HUT Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat yang ke-10 tanggal 9 Mei 2013, Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi Sp. A, MPH meresmikan RSUD Kabupaten Raja Ampat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pembukaan selubung papan nama RSUD Raja Ampat. Turut h...

  • Hindari Thalassaemia, Periksalah Darah Sebelum Menikah

    Jakarta, 8 Mei 2013Thalassaemia ialah penyakit kelainan sel darah merah yang disebabkan berkurang atau tidak dibentuknya bahan pembentuk hemoglobin, yang berakibat sel darah merah mudah pecah. Penyakit ini di turunkan dari kedua orangtua dan bukan merupakan penyakit menular. ...

Berita Utama Menu Lainnya

Jakarta, 10 Mei 2013

Berdasarkan paparan Kepala Biro Kepegawaian Kemenkes RI, dr. Pattiselanno Robert Johan, MARS, dalam acara temu media mengenai Dokter/Dokter Gigi/Bidan PTT, di Lingkungan Kemenkes RI pada (10/5), terdapat beberapa perubahan peraturan tentang pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT), dalam peraturan Menteri Kesehatan, yaitu :

Jakarta,  10 Mei 2013

Pemerintah Indonesia kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Novel Corona Virus (nCoV) menyusul kasus infeksi baru pada Rumah Sakit di Arab Saudi yang menimbulkan korban meninggal dunia. Pada Rabu (1/5-2013) lalu, The National IHR Focal Poin of Saudi Arabia melaporkan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO), terdapat 7 kasus baru infeksi virus corona, 5 kasus meninggal dunia dan 2 kasus dalam keadaan kritis. Sebelumnya terhitung  sejak bulan September 2012 sampai dengan tanggal 1 Mei 2013 tidak ada kasus baru.

Jakarta, 7 Mei 2013

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang keberadaannya berasal dari, oleh dan untuk masyarakat. Melalui Posyandu, dilakukan berbagai kegiatan yang mengutamakan promotif dan preventif seperti penyuluhan kesehatan dan skrining penyakit, pemberian imunisasi lengkap, serta  deteksi dini faktor risiko sehingga dapat segera dilakukan penanganan dini dan mencegah meluasnya kejadian penyakit, penurunan angka kematian ibu dan balita, serta peningkatan status gizi masyarakat.

Jakarta, 6 Mei 2013

Banjir merupakan salah satu faktor risiko tertinggi terjangkitnya penyakit Leptospirosis. Selama periode Maret sampai dengan minggu pertama April 2013, Kabupaten Sampang telah beberapa kali mengalami banjir. Saat banjir akibat luapan sungai Kemuning terjadi pertama kali (16/3), tim Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP) Surabaya yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen PP dan PL Kemenkes RI bekerja sama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur guna memberikan bantuan teknis dan logistik pada 10-11 Maret 2013.

Jakarta, 30 April 2013

Hari ini (30/4), peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI memaparkan hasil The Global Burden of Disease (GBD) Study 2010, dalam Seminar Hasil Studi Beban Penyakit, Trauma dan Faktor Risiko di Indonesia tahun 2010: Tingkat dan Kecenderungan, di Jakarta. Pendekatan GBD merupakan upaya sistimatik dan ilmiah untuk mengkuantifikasikan besarnya kehilangan usia produktif karena penyakit menular dan tidak menular (kronik-degeneratif), trauma (injury) dan faktor risiko menurut usia, jenis kelamin dan geografis pada suatu waktu tertentu. Pendekatan ini digunakan sebagai standar dalam penilaian keadaan kesehatan suatu negara atau wilayah tertentu; dasar menetapkan prioritas alokasi sumber daya; menentukan prioritas penelitian kesehatan; serta untuk membandingkan kemajuan suatu negara dengan negara lainnya yang setara (benchmarking).

Jakarta, 26 April  2013

Pembangunan kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan kesejahteraan bangsa yang berkesinambungan dan  kesehatan adalah hak asasi setiap warga negara. Oleh karena itu, setiap individu, keluarga, dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan  kesehatan,  termasuk masyarakat miskin dan tidak mampu.

Jakarta, 26 April  2013

Pembangunan kesehatan dilaksanakan  dengan mengutamakan upaya promotif - preventif – termasuk  Program  Imunisasi yang terbukti sangat efektif untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan,  dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi atau PD3I.